Hugo Duro, yang pernah menjadi bagian dari Real Madrid, kini menjelma menjadi sosok yang kerap menghadirkan mimpi buruk bagi mantan klubnya tersebut.
Bagaimana tidak, pemain yang kini berseragam Valencia itu beberapa kali mencetak gol ke gawang Los Blancos, termasuk gol kemenangan dramatis yang membuat Real Madrid kehilangan poin penting dalam perburuan gelar La Liga. Ikuti terus pembahasan menarik dari kami tentang dunia olahraga sepak bola internasional dan pastinya telah dirangkum sebagai berikut FOOTBALLCLUB MIAMI.
Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!
Latar Belakang dan Karir Sebelum Real Madrid
Hugo Duro Perales lahir di Getafe, Madrid, pada 10 November 1999. Ia memulai perjalanan sepak bolanya sejak usia dini, bergabung dengan akademi Getafe CF pada tahun 2004 saat berusia lima tahun. Duro menunjukkan bakat menjanjikan di berbagai kategori usia di Getafe, mengasah kemampuannya hingga menembus tim utama.
Sebelum bergabung dengan Real Madrid, Duro telah mencicipi pengalaman bermain di tim utama Getafe CF. Debut profesionalnya terjadi pada 24 Oktober 2017, saat ia masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Copa del Rey melawan Deportivo Alaves. Duro juga bermain di La Liga dan Liga Europa bersama Getafe, mengumpulkan pengalaman berharga di tingkat penyelesaian tinggi. Secara keseluruhan, ia membuat 26 penampilan di La Liga untuk Getafe dan mencetak satu gol.
Penampilan di Tim Utama Real Madrid
Meskipun awalnya ditujukan untuk memperkuat Real Madrid Castilla, Hugo Duro mendapat kesempatan emas untuk mencicipi atmosfer tim utama Real Madrid. Kesempatan ini datang seiring dengan badai cedera yang melanda skuad utama, membuka pintu bagi Duro untuk menunjukkan kemampuannya di bawah arahan Zinedine Zidane.
Debutnya bersama tim utama Los Blancos terjadi pada 20 Februari 2021 dalam pertandingan tandang melawan Real Valladolid di La Liga. Duro masuk sebagai pemain pengganti dan turut berkontribusi dalam kemenangan tipis 1-0 yang diraih Real Madrid. Penampilan perdananya ini menandai langkah penting dalam karirnya, membuktikan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi.
Alasan Meninggalkan Real Madrid?
Meskipun menunjukkan potensi yang menjanjikan, karir Hugo Duro di Real Madrid harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Setelah masa pinjamannya berakhir pada 30 Juni 2021, Real Madrid memutuskan untuk tidak mempermanenkan statusnya. Keputusan ini tentu menjadi pukulan bagi Duro yang berharap bisa terus berseragam Los Blancos.
Salah satu alasan utama mengapa Real Madrid tidak mempermanenkan Duro adalah masalah finansial. Getafe, klub pemilik Duro, mematok harga 4 juta Euro untuk mempermanenkan sang pemain. Real Madrid merasa harga tersebut terlalu tinggi untuk pemain yang belum teruji secara konsisten di tim utama.
Baca Juga: Cubarsi dan Raphinha Siap Turun Lawan Atletico Madrid
Performa Kontra Real Madrid Setelah Kepergiannya
Setelah meninggalkan Real Madrid, Hugo Duro telah menjadi lawan yang patut diperhatikan, terutama karena penampilannya dalam pertandingan pada 5 April 2025, di mana ia mencetak gol kemenangan dramatis di menit ke-95 untuk Valencia, yang menyebabkan kemenangan 2-1 di Santiago Bernabeu. Dalam 7 penampilannya melawan Real Madrid setelah kepergiannya, Duro telah mencetak 4 gol, yang menegaskan reputasinya sebagai ancaman bagi mantan klubnya.
Pada tanggal 5 April 2025, Hugo Duro mencetak gol kemenangan di menit tambahan waktu. Hal ini memberikan Valencia kemenangan 2-1 di Santiago Bernabeu. Gol Duro di menit ke-95 memastikan kemenangan bagi Valencia dan mengakhiri penantian selama 17 tahun untuk meraih kemenangan di Bernabeu.
Dalam pertandingan tersebut, Vinicius Junior gagal mengeksekusi penalti, dan Real Madrid kebobolan gol di masa waktu cedera, menyebabkan kekalahan mengejutkan 2-1 dari Valencia. Hugo Duro masuk dari bangku cadangan Valencia dan menyundul bola ke gawang yang membungkam Stadion Santiago Bernabeu di masa tambahan waktu. Kemenangan ini mengonfirmasi peningkatan tim sejak Carlos Corberan menggantikan Ruben Baraja pada bulan Desember.