Liverpool Gagal Menembus Pertahanan Leeds di Anfield

Pertandingan pekan ke-19 Premier League 2025/2026 antara Liverpool dan Leeds United berakhir tanpa gol. Dibawah ini akan ada penjelasan berita seputar sepak bola menarik lainnya di FOOTBALLCLUB MIAMI.

Liverpool Gagal Menembus Pertahanan Leeds di Anfield

Duel yang berlangsung di Anfield pada Jumat, 2 Januari 2026, menunjukkan dominasi penguasaan bola Liverpool, namun lini belakang Leeds tampil disiplin dan rapat. Selama 90 menit, Liverpool melepaskan 19 tembakan, namun semua berhasil digagalkan oleh barisan pertahanan dan kiper Leeds, Lucas Perri.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Leeds tampil solid dengan menjaga kedalaman formasi, memaksa Liverpool mencari celah dari berbagai sisi. Tim tamu mampu mengatasi tekanan tinggi The Reds dengan permainan disiplin, memanfaatkan setiap momen untuk menutup ruang di pertahanan. Strategi ini membuat Liverpool kesulitan menemukan peluang matang meski mendominasi ball possession hingga 68 persen.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Hasil imbang ini membuat Liverpool tetap di posisi keempat klasemen sementara dengan 33 poin, sedangkan Leeds United bertahan di urutan ke-16 dengan 21 poin. Meski kehilangan dua poin di kandang sendiri, Liverpool tetap menunjukkan dominasi penguasaan bola, tetapi disiplin lawan menjadi penghalang utama untuk meraih kemenangan.

Babak Pertama yang Mendominasi Tanpa Gol

Sejak menit awal, Leeds langsung menunjukkan keberanian dengan mencoba memanfaatkan bola-bola mati. Sundulan Jaka Bijol menjadi ancaman pertama bagi Liverpool, namun Alisson berhasil menahan gawang. Liverpool mulai menguasai permainan setelah 10 menit dan menciptakan peluang melalui Hugo Ekitike, tetapi tendangan dari posisi sempit masih mampu diantisipasi Perri.

Tekanan Liverpool semakin meningkat pada menit ke-14 saat Florian Wirtz melepaskan tembakan jarak dekat, namun berhasil diblok oleh Justin. Peluang lainnya tercipta melalui Ekitike pada menit ke-33, namun sundulannya menghantam tubuh kiper Leeds. Leeds sempat membalas dengan tendangan jarak jauh Ethan Ampadu, tetapi Alisson menutup peluang tersebut dengan aman.

Menjelang akhir babak pertama, Liverpool terus menekan melalui bola mati. Sundulan Van Dijk dan Wirtz dari sepak pojok tetap gagal menembus pertahanan Leeds. Babak pertama ditutup tanpa gol, meski Liverpool lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan peluang, pertahanan disiplin Leeds membuat skor tetap kacamata.

Baca Juga: Juventus Tegas Tentang Transfer dan Masa Depan Pemain

Babak Kedua yang Tetap Ketat

Liverpool Gagal Menembus Pertahanan Leeds di Anfield

Memasuki babak kedua, Liverpool berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, Leeds tetap solid dan hampir mencuri peluang saat Konate kehilangan bola pada menit ke-52. Brenden Aaronson gagal memanfaatkan kesempatan itu, dan ancaman pun hilang.

Momen terbaik Liverpool terjadi pada menit ke-70 ketika Van Dijk lolos dari penjagaan dan menyambut sepak pojok, tetapi sundulannya melebar tipis. Arne Slot kemudian memasukkan Andrew Robertson, Curtis Jones, dan Cody Gakpo untuk menambah kreativitas lini depan. Meski ada semangat baru, pertahanan rapat Leeds tetap sulit ditembus.

Drama terjadi pada menit ke-81 saat Dominic Calvert-Lewin berhasil membobol gawang Leeds, tetapi gol dianulir karena offside. Hingga injury time, Leeds tetap menjaga disiplin dan menahan setiap serangan, termasuk sundulan dan tembakan jarak jauh Liverpool, memastikan skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang.

Evaluasi Performansi dan Implikasi Klasemen

Hasil imbang ini menunjukkan dominasi Liverpool dalam penguasaan bola, namun kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Leeds United membuktikan efektivitas strategi bertahan disiplin yang mampu meredam salah satu tim terkuat Premier League. Penampilan kiper Lucas Perri menjadi sorotan utama dalam mempertahankan clean sheet.

Bagi Liverpool, pertandingan ini menjadi sinyal perlunya penyelesaian akhir lebih klinis. Haaland dan lini depan perlu meningkatkan akurasi dan kreativitas untuk memaksimalkan peluang. Strategi pressing dan penguasaan bola saja tidak cukup menghadapi tim dengan pertahanan kompak seperti Leeds.

Leeds United, di sisi lain, mendapatkan satu poin penting yang menjaga jarak aman dari zona degradasi. Konsistensi disiplin mereka di Anfield menjadi contoh bagaimana tim papan bawah bisa meraih hasil positif menghadapi tim papan atas. Hasil ini tetap memberi harapan bagi kedua tim untuk menjaga momentum di sisa musim. Manfaatkan waktu luan Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballclubmiami.com.