Bek muda Riccardo Calafiori angkat bicara menjelang laga krusial Timnas Italia menghadapi Timnas Irlandia Utara di semifinal play-off kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan digelar di Bergamo dan menjadi penentu bagi Gli Azzurri untuk menjaga asa tampil di putaran final, mengingat Italia ingin menghindari kegagalan yang terjadi pada dua edisi sebelumnya.
Dalam sesi konferensi pers di Coverciano, Calafiori menegaskan bahwa kondisi tim saat ini dalam keadaan baik. Ia juga menekankan pentingnya menjaga fokus, tetap tenang, dan tidak terbebani tekanan besar yang menyelimuti laga ini. Bagi bek berusia 21 tahun itu, kunci menghadapi pertandingan sebesar ini adalah menikmati momen sambil tetap konsisten terhadap target utama: kemenangan.
Fokus ke Diri Sendiri Bukan Lawan
Calafiori menegaskan bahwa pendekatan terbaik bagi Italia adalah fokus pada permainan sendiri, bukan terlalu memikirkan kekuatan lawan. “Saya dalam kondisi baik. Kita lihat nanti di lapangan, tapi saya merasa baik. Dalam situasi seperti ini, kuncinya adalah hidup di momen sekarang dan tidak terlalu memikirkan banyak hal,” ujarnya.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Ia menambahkan, “Menikmati setiap momen itu penting karena ini bisa menjadi sesuatu yang spesial. Kami harus tetap bersama sebagai tim dan fokus pada pertandingan berikutnya.” Pernyataan ini menekankan kedewasaan mental Calafiori, meski usianya masih muda, untuk tetap tenang dan tidak terbawa tekanan publik maupun media.
Calafiori juga membandingkan pengalaman bermain di kompetisi domestik dan internasional, terutama Premier League dan Liga Champions. “Banyak yang membicarakan Premier League, tapi Liga Champions juga sulit bahkan bagi tim Inggris. Sepak bola bukan ilmu pasti,” jelasnya. Ia menambahkan, “Perbedaan terbesar ada pada intensitas. Di Premier League, pertandingan itu sendiri seperti latihan. Arsenal bermain dua kali seminggu, waktu latihan sedikit, tapi intensitasnya sangat tinggi.”
Baca Juga: Malang Sarr Kritik Pochettino atas Pernyataan Kasar di Chelsea
Waspadai Bola Mati dan Duel Fisik
Menghadapi Irlandia Utara, Calafiori mengingatkan rekan-rekannya untuk selalu waspada, terutama pada situasi bola mati. Menurutnya, set-piece bisa menjadi faktor penentu dalam pertandingan dengan margin tipis seperti ini.
“Kami harus mempersiapkan pertandingan ini seperti laga lainnya dan tetap bermain dengan ringan. Tapi kami harus berhati-hati dengan bola mati karena itu bisa sangat berbahaya,” tegasnya. “Dalam sepak bola modern, situasi seperti ini bisa membuat perbedaan. Mereka akan mencari peluang dari sana, jadi kami tidak boleh memberikannya dan harus siap menghadapi bola kedua,” tambahnya.
Dukungan Stadion Jadi Motivasi Tambahan
Calafiori juga menaruh harapan besar pada atmosfer stadion di Bergamo yang diyakini akan memberikan dorongan ekstra bagi tim. Ia mengenang pengalaman bermain di stadion tersebut saat menghadapi Estonia, yang menurutnya memberikan energi positif.
“Saya teringat pertandingan melawan Estonia di Bergamo. Stadion akan memberi kami dorongan, dan saya rasa suasananya akan lebih baik lagi nanti,” ujarnya. Dengan kombinasi kesiapan tim, kewaspadaan taktik, dan dukungan suporter, Italia diharapkan mampu melewati ujian berat ini.
Namun, seperti yang diingatkan Calafiori, detail-detail kecil seperti bola mati dan duel fisik bisa menjadi penentu nasib Gli Azzurri di jalan menuju Piala Dunia 2026. Laga ini menjadi momen penting bagi pemain muda dan senior untuk menunjukkan kesiapan mental dan kualitas sepak bola Italia. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballclubmiami.com.