Michael Owen menyoroti performa Viktor Gyokeres di Arsenal yang menurutnya masih belum meyakinkan. Striker asal Swedia ini dibeli musim panas 2025 dari Sporting CP dengan biaya sekitar 60 juta pound atau setara Rp 1,3 triliun. Meskipun Gyokeres sudah mencetak 13 gol dari 34 laga di seluruh kompetisi, Owen meragukan apakah ia benar-benar menjadi jawaban bagi Arsenal.

Gyokeres baru mengemas delapan gol dari 24 pertandingan Liga Inggris, dengan 19 kali tampil sebagai starter dan lima kali sebagai pengganti. Statistik ini menunjukkan bahwa meski produktif, Gyokeres belum konsisten membawa dampak besar bagi The Gunners. Owen menilai hal ini masih jauh dari ekspektasi striker dengan harga tinggi.
Eks striker Liverpool, Real Madrid, Manchester United, dan Newcastle ini menekankan bahwa Arsenal memiliki banyak opsi lain di lini depan. Keberadaan Gyokeres tidak otomatis meningkatkan kualitas tim secara signifikan, sehingga peranannya masih menjadi tanda tanya di mata para pengamat.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Michael Owen Soroti Performa Gyokeres
Menurut Owen, Viktor Gyokeres memang striker berbakat, tetapi belum menampilkan kemampuan terbaiknya di Arsenal. “Saya tidak begitu yakin, Gyokeres adalah jawaban buat Arsenal. Dia memang aset, tapi dia pun tidak selalu sering main penuh,” ungkap Owen dilansir dari Mirror.
Ekspektasi tinggi terhadap Gyokeres wajar mengingat harganya yang fantastis. Arsenal mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain ini, sehingga publik menunggu kontribusi signifikan baik dari segi gol maupun permainan tim secara keseluruhan.
Owen menilai, meski Gyokeres bisa menjadi opsi tambahan, Arsenal sebenarnya sudah memiliki lini depan yang kompetitif. Keberadaannya belum terbukti sebagai peningkatan yang signifikan bagi kualitas tim.
Baca Juga: Max Dowman, Winger Muda Arsenal yang Jadi Sorotan Eropa
Arsenal Sudah Punya Banyak Pilihan Lini Depan

Owen menambahkan, Arsenal sudah memiliki nama-nama besar seperti Kai Havertz dan Gabriel Jesus. Selain itu, distribusi gol di tim cukup merata, sehingga tekanan untuk mengandalkan Gyokeres sebenarnya tidak terlalu besar.
Pertanyaan Owen sederhana: apakah Gyokeres benar-benar membuat tim lebih baik? Menurutnya, striker yang dibeli dengan harga tinggi harus mampu memberi dampak jelas, bukan sekadar menjadi tambahan opsi.
Dengan opsi yang sudah tersedia, Gyokeres harus membuktikan diri agar dianggap sebagai pemain yang meningkatkan kualitas Arsenal secara keseluruhan. Hingga kini, peranannya masih dianggap belum maksimal.
Ekspektasi Tinggi untuk Gyokeres
Owen menutup komentarnya dengan menekankan ekspektasi tinggi terhadap Gyokeres. “Jika saya membeli striker seharga 60 juta Euro, saya sih mau minta lebih darinya,” katanya. Pernyataan ini menegaskan bahwa investasi besar harus diiringi kontribusi nyata.
Gyokeres kini berada di titik penting kariernya. Ia harus membuktikan bahwa dirinya bisa diandalkan, tidak hanya untuk mencetak gol, tetapi juga memberi dampak bagi permainan tim secara keseluruhan.
Masa depan striker asal Swedia ini di Arsenal masih bisa berubah jika performanya meningkat. Setiap penampilan menjadi kesempatan bagi Gyokeres untuk membuktikan bahwa ia layak menjadi bagian penting dari lini depan The Gunners. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballclubmiami.com.
